Breaking News

GAPAT Akan Gelar Aksi ke Kantor DPRK dan Kantor Bupati Aceh Tenggara | Politiko News

Kutacane, Politiko News – Gerakan Aktivis Penyelamat Aceh Tenggara (GAPAT) nantinya akan melakukan Demonstran pada hari Selasa,22 Januari 2019 .surat aksi demonstran di peroleh Jurnalis sigap88.com pada (20/1/19).

Rencana Acara aksi pada tanggal 22 tahun 2019 dimulai pukul,09.30 Wib s/d selesai.titik kumpul nya di lapangan jenderal Ahmad Yani Kutacane,tujuan Aksi ke Kantor DPRK dan Kantor Bupati Aceh tenggara.

Nomor surat,ist/GAPAT/AGR/2019.yang sudah di tujukan kepada Kapolres Aceh Tenggara C/Q kasat intelkam.Isi surat , Aceh tenggara yang dibangun dengan spirit proklamasi dan gagasan indah tentang Masyarakat yang damai,adil dan makmur.kini terancam menuju titik api perseteruan yang merintihkan suara kepedihan.sungguh dari awal ketidak adilan beserta ketidak transparan, percaya atau tidak bahwa di negeri ini kemiskinan sangat di pelihara dengan cara baik dan benar.

Sehubungan banyaknya masalah di Aceh tenggara maka kami dari Gabungan Aktivis Penyelamat Aceh Tenggara (GAPAT) bertekad akan melakukan demonstran sesuai dengan undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik dan Undang-undang 1945 pasal 28 tentang Hak Asasi Manusia, Undang-undang nomor 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum.

GAPAT juga membuat Undangan terbuka untuk Bapak/Ibu di Aceh tenggara,LSM,Pers,Pemuda, Mahasiswa, Masyarakat yang terkena bencana, pedagang,dan tukang becak diharap datang dalam aksi demonstran nantinya.

Penanggung jawab aksi , ketua LSM GPLAK Amri Sinulingga,LSM LP3AD Muhammad Masir ST dan LSM LANGKAR Nawi Sekedang SE.

Setelah surat Demonstran diperoleh,Jurnalis sigap88.com menghubungi salah satu penanggung jawab aksi Ketua LSM Gerakan Peduli Lingkungan dan Anti Korupsi (GPLAK) yaitu Amri Sinulingga melalui telepon seluler dan ia membenarkan nantinya akan melakukan Demonstran, Amri mengharapkan ” Pemerintah Aceh sebagai perwakilan Pemerintah Pusat harus konsisten. Menurut pengamatan saya,agar Raidin turun dari jabatannya.

Lanjutnya, Gubernur adalah sebagai Perwakilan Pemerintah Pusat semoga menegakkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 61 (1) Kepala daerah sebelum memangku jabatannya dilantik
dengan mengucapkan sumpah/janji yang dipandu oleh pejabat yang melantik.(2) Sumpah/janji kepala daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut:
Demi Allah/Tuhan saya bersumpah/berjanji akan
memenuhi kewajiban saya sebagai kepala daerah dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa.

Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Pasal 78
(1) Kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah berhenti karena: a.meninggal dunia, b. permintaan sendiri,atau c. diberhentikan.
(2) Kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah diberhentikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c karena: c.dinyatakan melanggar sumpah/janji jabatan kepala daerah/wakil kepala daerah.

Dari awal Kepala Daerah ini menjabat sudah menabrak Permendiknas dalam hal mutasi Kepala Sekolah SD dan SMP.

Raidin Pinim Bupati Aceh tenggara ini Tamatan STPDN Jati Nagor dan bertitel MAP, kalau masalah peraturan Pemerintahan dalam negeri, seharusnya beliau tidak diragukan lagi, tapi kenyataannya seperti Server Catatan Sipil Aceh tenggara pernah diputus oleh Menteri Dalam Negeri karena Bupati memutasi salah seorang Kabid di Catatan Sipil menjadi Camat Lawe Bulan,dampaknya ada beberapa minggu masyarakat tidak bisa membuat KTP, Akte Kelahiran dll.

Sedangkan menteri Dalam Negeri memerintahkan Bupati Raidin mengembalikan Kabid itu ke posisi semula,tapi sampai hari ini Kabid Catatan sipil tersebut masih menjadi Camat Lawe Bulan.

Menurut info yg berkembang,diduga Bupati Raidin membohongi Menteri Dalam Negeri, dengan membuat SK pengembalian Sang Camat Lawe Bulan kembali menjadi kabid Catatan sipil,Padahal kenyataannya tidak, dan sampai hari ini Camat tersebut masih menjadi Camat di Kecamatan Lawe Bulan.

Kemudian salah satunya lagi ,terkait keterlibatan kasus Sekda Aceh tenggara M.Ridwan pada kasus Dugaan Korupsi ABPD Aceh tenggara Anggaran tahun 2004 s/d 2006 agar nantinya dapat di proses secara Hukum” kata Amri Sinulingga.
(Mahyuddin)


Artikel yang berjudul “GAPAT Akan Gelar Aksi ke Kantor DPRK dan Kantor Bupati Aceh Tenggara | Politiko News” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments