Breaking News

Kasus Asta Blingi Tidak Diterima PN Sumenep | Politiko News

Sumenep,Politiko News- Kasus Tindak Pidana Ringan (Tipiring), dengan terlapor Sayuddin dengan tuduhan merusak Gembok amal Asta Blingi Desa Gendeng Timur Kebupaten Sumenep Jawa Timur, di tolak oleh PN Sumenep, Kamis,(24/01/2018)

Sayuddin warga Dusun Talon Desa Gendeng Timur Kecamatan Gayam, dilaporkan merusak gembok amal asta beringi pada tanggal 10 Mei 2018 lalu, ke Polsek Sapudi.

Ketua Majelis Hakim Firdaus, S.H menyampaikan didepan terdakwa Sayuddin bahwa atas dirinya tidak dapat diterima dengan landasan hukum tindak pidana ringan, karena sesuai dengan pasal 205 memberikan batasan waktu kepada penyidik selaku kuasa penuntut umum, ketika pemeriksan saksi saksi dilimpahkan pengadilan dalam waktu tiga hari

“Berkas yang saya bacakan tadi didalam Pengadilan Negeri Sumenep saksi saksi diperiksa pada tahun 2018”, ungkap firdaus

Kalau putusannya tidak dapat diterima, masih belum masuk pokok perkara dalam kasus tindak pidana ringan

“proses acara Tindak Pidana Ringan ada aturannya, setelah dilimpahkan kemudian disidangkan dan diputus hari itu juga”, paparnya

Sebenarnya Tipiring sangat gampang, cara pembuktiannya mudah dan tidak perlu banyak waktu dalam perkara tindak pidana ringan

Kuasa Hukum Kurniadi, S.H menyampaikan bahwa keberatan kami sebagai penasehat hukum dari terdakwa Sayuddin dipertimbangkan oleh Ketua Majelis Hakim, karena Tipiring harus diproses dengan sesuai aturan tersebut

Maka dari itu, “harus bertindak cepat karena Tipiring hanya dibatasi hukum acara perkara hanya tiga hari, kalau lewat waktu sudah tidak bisa dilanjutkan lagi”, imbunya. (Min)


Artikel yang berjudul “Kasus Asta Blingi Tidak Diterima PN Sumenep | Politiko News” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments