Breaking News

Tong Sampah di CFD Solo Kurang Banyak, Ini Dampaknya

Politiko News, SOLO–Tong-tong sampah juga tidak disediakan di setiap sudut. Akhirnya sampah-sampah menggunung di beberapa tempat. Warga Jayengan, Serengan, Solo, Fitriana, mengaku kesulitan mencari tempat sampah di area bebas dari kendaraan bermotor itu . Sampah botol minuman yang baru saja habis dibuang di antara tumpukan sampah yang hampir penuh di satu tempat sampah di depan Kedai New Es Krim Tentrem di Jl. Brigjen Slamet Riyadi No.132, Keprabon, Banjarsari. “Tadi jalan juga enggak ngelihat ada tempat sampah kecuali di sini [New Es Krim Tentrem]. Tapi kalau yang dekat Sriwedari biasanya ada. Tapi enggak tahu  sekarang,” ujar Fitri, Minggu (3/2/2019).

Warga Grogol, Sukoharjo, Nike Marliana, juga belum melihat tempat sampah saat dia berkeliling CFD. Dia baru melihat petugas pengangkut sampah dengan gerobak warna oranye. Dia juga baru melihat  satu tempat sampah. “Enggak lihat kalau ada tempat sampah [di sepanjang Jl. Slamet Riyadi]. Cuma baru lihat satu. Kebanyakan pedagang yang jualan yang dilihat,” jelas Nike.

Warga Manahan, Banjarsari, Rahardjo, juga belum melihat tempat sampah dipasang di pinggir-pinggir jalan. Rahardjo yang sering ke CFD tersebut hanya melihat gerobak warna oranye yang biasanya mengambil tumpukan-tumpukan sampah di CFD.  “Di CFD jarang ada tempat sampah. Perlu dibuatkan tempat sampah. Kalau saya bawa makanan ya sampahnya dibawa pulang. Nanti dibuang di tempat sampah di depan rumah,” jelas Rahardjo. 


Artikel yang berjudul “Tong Sampah di CFD Solo Kurang Banyak, Ini Dampaknya” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments