Breaking News

Pria Penderita Epilepsi Asal Mojosongo Solo Ditemukan Meninggal di Sumur

Politiko News, SOLO — Warga Dukuhan Kendal RT 00/RW 033, Mojosongo, Jebres, Solo, Herry Koestanto, 43, ditemukan meninggal di dalam sumur depan rumahnya, Rabu (22/5/2019).

Sebelum meninggal, Herry diketahui mengalami depresi cukup lama. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Solo, Gatot Sutanto, mengatakan berdasarkan informasi yang didapatnya, Herry memiliki riwayat penyakit epilepsi dan gelisah.

“Kebetulan, korban adalah tetangga saya juga. Informasi yang saya terima korban memang sudah memiliki riwayat penyakit epilepsi dan sedang dalam keadaan gelisah. Dia sebenarnya sedang dalam pengawasan,” ujar Gatot kepada Politiko News, Kamis (23/5/2019).

Gatot mengatakan sebelum ditemukan meninggal di dalam sumur, Herry terlihat mondar-mandir di sekitar sumur yang berada di seberang rumahnya. Herry kemudian membuka asbes yang menutupi sumur. Saat diketahui warga sekitar, Herry sempat meninggalkan sumur.

“Sumur itu sebenarnya sudah tidak terpakai makanya ditutup asbes. Warga melihat korban juga sempat membersihkan lokasi sekitar sumur. Ketika ketahuan sempat langsung pergi, istilahnya nilap,” imbuhnya.

Gatot menjelaskan jenazah Herry langsung divisum di lokasi. Dugaan sementara penyebab kematian Herry lantaran jatuh ke dalam sumur yang memiliki kedalaman sekitar 35 meter. Selain itu, efek minimnya oksigen di dalam sumur menyebabkan Herry meninggal.

“Sumurnya itu dalam. Jadi kemungkinan karena jatuh ke sumur yang dalam dan karena sumurnya sudah tidak dipakai lalu ditutup tentu oksigennya sedikit. Dugaannya itu yang menyebabkan kematian korban,” ungkapnya.

Sementara itu, kakak kandung Herry, Halim Santoso, mengatakan adiknya memang sedang dalam pengawasan keluarga lantaran depresi. Menurutnya, depresi yang dialami Herry sudah lama.

“Kalau saya tahunya sudah proses evakuasi. Tapi memang ada riwayat penyakit. Depresi. Kami anggap ini memang kecelakaan saja. Jadi memang sudah jalannya. Ini memang murni kecelakaan, itu saja,” bebernya.

Evakuasi jenazah Herry dilakukan petugas Damkar Solo dibantu SAR UNS dan organisasi lainnya serta warga. Laporan masuk ke Damkar Solo sekitar pukul 18.00 WIB.

Proses evakuasi memakan waktu sekitar dua jam lantaran sumur yang sempit. Herry bisa dievakuasi sekitar pukul 19.32 WIB dan langsung dilakukan visum untuk kemudian diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.


Artikel yang berjudul “Pria Penderita Epilepsi Asal Mojosongo Solo Ditemukan Meninggal di Sumur” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments