Breaking News

Tradisi Hari Raya Ketupat, Ini Yang Dilakukan Warga Ds. Kisik Desa Kalirejo

Pasuruan Politiko News – Tradisi merupakan hal yang tidak bisa dihilangkan untuk dilakukan. Hal ini akan digalakan dalam jangka waktu yang tidak terbatas, bahkan dilakukan turun menurun oleh generasi yang akan datang, begitu seterusnya.

Seperti yang dilakukan oleh sebagian masyarakat pantura, tepatnya warga Ds. Kisik, desa Kalirejo kabupaten Pasuruan dalam merayakan hari raya idul fitri setiap tahunnya dengan melakukan selamatan laut, atau petik laut, Rabu (12/6).

Bukan hanya tepat pada hari H- Idul Fitri, hari raya ketupat juga merupakan momen yang paling ditunggu tunggu oleh warga yang tinggal di pesisir pantai untuk melakukan selamatan laut, atau yang biasa disebut petik laut.

Selain petik laut yang dilakukan warga sebagai bentuk puji syukur atas rahmat yang diberikan sang pencipta, warga juga melakukan pesta dengan cara berbondong – bondong naik perahu ke tengah samudra.

Pesta yang biasa orang pesisir menyebutnya ‘Praonan’ ini tidak hanya berlaku bagi warga setempat saja, bahkan yang lebih mendominasi untuk ikut pesta ini warga berasal dari luar desa, bahkan ada yang dari luar kecamatan.

Sebagian pengunjung yang ikut dalam pesta laut tersebut juga ada yang masih famili dari warga setempat. Selain melakukan halal bihala, warga juga bisa menikmati suasana di tengah laut lepas.

Dengan mayoritas nelayan, warga pesisir pantai rupanya memanfaatkan perahu yang sehari – harinya dipake untuk melaut dalam mencari nafkah dengan menangkap ikan.

Salah satu tamu yang ikut dalam pesta dan petik laut ini terlihat begitu senang, ia mengaku baru kali ini naik perahu (sampan) selama hidupnya.

“Baru kali ini saya naik perahu mas, perasaan saya begitu senang campur cemas dan takut melihat ombak diatas perahu,” katanya. (Pur)


Artikel yang berjudul “Tradisi Hari Raya Ketupat, Ini Yang Dilakukan Warga Ds. Kisik Desa Kalirejo” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments