Breaking News

Berikut, Delapan Sasaran Penindakan dalam Operasi Patuh Semeru 2019

Sumenep | Politiko News – Sesuai dengan intruksi dari Kapolda Jawa timur, tentang giat Operasi Patuh Semeru 2019, Polres Sumenep, Madura, Jawa timur ada 8 (Delapan) yang menjadi prioritas penindakan.

Seperti yang disampaikan oleh Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti usai mengikuti apel Giat operasi Semeru 2019 di Mako Polres Sumenep. Kamis 29/08/2019.

“Delapan prioritas penindakan yang akan dilaksanakan dalam giat operasi Semeru 2019, namun tidak menutup kemungkinan apabila ada pelanggaran lain tetap akan ditindak tegas sesuai dengan aturan yang ada,” kata Kasubag Widiarti.

Sasaran prioritas pelanggaran diantaranya;
1. Pengendara sedang memakai Hp
2. Pengguna kendaraan melawan arus
3. Tidak menggunakan Helm standart
4. Melebihi batas kecepatan
5. Pengendara dibawah umur
6. Pengemudi dalam pengaruh alkohol
7. Pengemudi mobil tidak memakai sabuk pengaman
8. Kendaraan yang memakai sirene

Sementara, personil yang akan di libatkan dalam Operasi Patuh Semeru 2019 Polres Sumenep sebanyak 61 personil. “Operasi akan dimulai hari ini, Kamis 29 Agustus sampai tanggal 11 September 2019,” jelasnya.

“Sasaran wilayah operasi di kawasan hukum Polres Sumenep dan prioritas titik rawan Laka Lantas seperti diwilayah Kota, jalur selatan menuju Surabaya,” tandasnya.

Sementara, Waka Polres Sumenep Kompol Andi Fenrianto Ali saat menjadi inspektur upacara apel giat operasi Semeru 2019 membacakan amanat dari Kapolda Jawa timur.

Guna cipta kondisi untuk meningkatkan kepatuhan dalam berlalu luntas maka Polda Jawa timur beserta jajarannya dan stakeholder terkait melakukan operasi Patuh Semeru 2019 disemua wilayah dengan sandi Patuh Semeru 2019.

“Operasi Patuh Semeru 2019 merupakan salah satu upaya Polda Jatim dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas guna mewujudkan Kamseltibcar Lantas yang mengedepankan preventif,” paparnya. (Koes)


Artikel yang berjudul “Berikut, Delapan Sasaran Penindakan dalam Operasi Patuh Semeru 2019” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments