Breaking News

Mantan Kades Lapa Laok Resmi Jadi Penghuni Rutan Kelas IIB Sumenep

Sumenep | Politiko News – Mantan Kepala desa Lapa Laok, kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur diambil paksa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep.

Sebelumnya, A. Su’ud mantan kepala desa Lapa Laok masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak 2017 lalu dengan kasus Raskin.

“Mantan kepala desa Lapa Kaok A. Su’ud telah ditetapkan sebagai DPO sejak 2017 atas tuduhan korupsi bantuan beras untuk warga miskin tahun 2014. Yang di vonis 1 tahun penjara dalam sidang Kasasi Mahkamah Agung (MA),” ungkap Kasi Pidum Herpin Hadad.

Dirinya, menyampaikan bahwa penangkapan terhadap mantan kepala desa Lapa Laok A. Su’ud saat menghadiri agenda persidangan di pengadilan Negeri (PN) Sumenep.

“Kami lakukan penangkapan terhadap A. Su’ud saat dirinya menghadiri sidang JPU dikarenakan sudah jadi DPO sejak 2017,” kata Herpik Selasa 13/08/2019.

Selain divomis satu tahun penjara, A. Su’ud juga harus membayar denda sebesar Rp 50.000.000 dan subsider kurungan tiga bulan kurungan penjara. Terpidana diharuskan membayar uang pengganti atas perbuatannya sebesar Rp 213.000.000,” tegasnya.

Penahanan di lakukan setelah putusan Kasasi MA turun. “Mantan kepala desa Su’un sekarang ditahan di rumah tahanan kelas IIB Sumenep,” tersngnya.

Sebelumnya, pengadilan Tipikor Surabaya menjatuhkan hukuman satu tahun penjara kepada A. Su’ud, Kepala Desa Lapa Laok, Kecamatan, Dungkek atas korupsi bantuan Raskin 2014.

Dengan hal tersebut dari hasil audit BPKP negara dirugikan sebesar RP 240.000.000 sedangkan majelis Hakim menyimpulkan kerugian Negara hanya RP 213.000.000.

Dari hasil putusan tersebut, mantan kades Lapa Laok melakukan Banding ke Pangadilan Tinggi dan Kasasi ke MA. Namun, hasilnya kedua pengadilan tersebut tetap menguatkan putusan pengadilan Tipikor Surabaya. (Koes)


Artikel yang berjudul “Mantan Kades Lapa Laok Resmi Jadi Penghuni Rutan Kelas IIB Sumenep” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments