Breaking News

Pelantikan DPRD Kota Pasuruan Periode 2019-2024 Diwarnai Aksi Dengan 10 Tuntutan Oleh Pospera

Pasuruan, Politiko News – Bertepatan dengan dilantiknya anggota dewan perwakilan rakyat (DPRD) kota Pasuruan periode 2019 – 2024, puluhan masyarakat kota Pasuruan yang tergabung dalam Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) menggelar aksi damai, Jum’at (30/8/19).

Aksi damai sebagai bentuk dukungan moral yang dilakukan di depan gedung dewan, di jalan Pahlawan kepada 30 anggota dewan yang dilantik ini bertujuan agar para anggota dewan yang baru dipilih oleh rakyat, harus kuat dan bermartabat serta bekerja secara profesional dengan mengedepankan kepentingan rakyat.

Hal itu dikatakan Prayit Suprayitno, selaku koordinator aksi dalam orasinya, Bahwa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pasuruan periode 2019 – 2024 yang dilantik dan diambil sumpahnya haruslah menjunjung tinggi profesi dan memahami secara profesional kewenangan yang diberikan oleh rakyat, yaitu Menyusun APBD, Membuat Peraturan Daerah dan melaksanakan fungsi Pengawasan secara benar dan bertanggung jawab.

Menurut Amin Suprayitno, dewan harus melakukan fungsi kontrol terhadap ASN melalui pengajuan anggaran yang harus lebih diperketat dan harus memihak kepada masyarakat.

“Banyak sekali pembangunan yang tidak produktif dan itu harus menjadi evaluasi bagi dewan yang baru dilantik, karena kedaulatan di tangan rakyat. Jangan sampai APBD disia siakan hanya untuk kepentingan kelompok tertentu yang tidak memihak kepada rakyat,” Kata Prayit.

Luqman Hakim, Ketua Lsm Garda Pantura, mendukung penuh apa yang dilakukan oleh Pospera. Pihaknya akan ikut serta dalam melakukan pemantauan terhadap kinerja dewan periode 2019 – 2014 yang baru dilantik supaya tidak melakukan hal hal diluar tupoksinya.

“Kami minta kepada anggota dewan terpilih yang baru dilantik, untuk tidak melakukan hal hal diluar tupoksinya. Apabila kinerja para anggota dewan terpilih melakukan hal diluar tupoksinya sebagai perwakilan rakyat, kami akan duduki gedung dewan,” Kata Luqman Hakim.

Adapun beberapa tuntutan yang di ajukan oleh pospera, sebagai berikut :
1. Mendororng Anggota DPRD Kota Pasuruan, masa bakti 2019-2024 untuk bersikap
profesional dalam melaksanakan tugas dan kewenangannya dan bukan bekerja
semata-mata untuk kepentingan kelompok tertentu atau golongannya.

2. Mendorong Anggota DPRD Kota Pasuruan masa bakti 2019-2024, untuk dapat
membangun kemitraan dengan segenap aparatur pemerintah kota Pasuruan, demi
terciptanya suasana yang kondusif, sehingga terlaksana agenda-agenda pembangunan
kota Pasuruan disegala bidang, terciptanya kecepatan dan ketepatan pembangunan
di kota Pasuruan, demi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

3. Mendesak segenap anggta DPRD Kota Pasuruan masa bakti 2019-2024 untuk dapat
menjaga kehormatan, menjaga wibawa selaku anggota DPRD, dengan menjunjung!
tinggi harkat martabat dan kode etik DPRD dan menolak segala bentuk upaya yang
mengarah kepada perbuatan melawan hukum, terutama tindak pidana
perselingkuhan, narkoba, dan korupsi.

4. Mendesak segenap anggota DPRD Kota Pasuruan masa bakti 2019-2024 untuk tidak
memanfaatkan kedudukannya, baik secara langsung maupun tidak langsung untuk
memperoleh segala bentuk pekerjaan atau proyek yang berasal atau didanai dari
APBD Kota Pasuruan.

5. Mendesak segenap anggota DPRD Kota Pasuruan masa bakti 2019-2024 untuk peka
terhadap kondisi ekonomi rakyat, dengan mengurangi kunjungan kerja keluar
daerah yang tidak perlu dan terkesan hanya menghamburkan uang rakyat, serta dapat melibatkan masyarakat, sesuai bidangnya, dalam setiap penyusunan Peraturan Daerah (Perda).

6. Mendesak anggota DPRD Kota Pasuruan bersama dengan pemerintah kota Pasuruan mewujudkan proyek prestisius yaitu pembangunan jalan lintas utara (JLU) dengan perencanaan yang matang, mengingat dampak positifnya bagi kepentingan peningkatan perekonomian rakyat, pemanfaatan lahan yang kurang produktif dan pemerataan pembangunan.

7. Mendesak anggota DPRD Kota Pasuruan untuk dapt membangun kemitraan dengan pemerintah Kota Pasuruan dalam mengatasi dan menata masalah lingkungan dan kebersihan, terutama di wilayah Pasar besar dan pasar Gadingrejo, pasar Poncol serta diwilayah Jalan Niaga yang terkesan tidak
teratur dan cenderung kumuh.

8. Mendesak anggota DPRD Kota Pasuruan masa bakti 2019-2024 untuk dapat mengajak pemerintah kota Pasuruan melakukan evaluasi kebijakan tentang pelayanan di RSUD Dr. Soedarsono, pelayanan PDAM terutama untuk warga masyarakat yang berada di wilayah utara serta menolak/menghapus perda restribusi Pemakaman.

9. Mendesak anggota DPRD Kota Pasuruan masa bakti 2019-2024 untuk bersama-
sama dengan pemerintah Kota Pasuruan melakukan evaluasi dan melakukan tata
ulang secara optimal Gedung ex GIANT di Poncol, terminal Wisata dan terminal bus
di Blandongan.

10. Mendesak anggota DPRD Kota Pasuruan masa bakti 2019-2024 untuk dapat
bersama-sama dengan Pemerintah Kota Pasuruan memanfaatkan APBD Kota
Pasuruan sepenuhnya bagi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat, terutama dibidang pendidikan, kesehatan, serta pembangunan fasilitas olah raga, kesenian dan kebudayaan, demi terciptanya masyarakat Pasuruan yang unggul SDM nya. (Gun)


Artikel yang berjudul “Pelantikan DPRD Kota Pasuruan Periode 2019-2024 Diwarnai Aksi Dengan 10 Tuntutan Oleh Pospera” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments