Breaking News

Pemkab Sumenep Anggarkan Dana Pembebasan Lahan Bandara Kepulauan Kangean

Melalui APBD

Sumenep | Politiko News – Pembangunan Bandara (Bandar Udara) di kepulauan Kangean Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur yang diprogramkan oleh Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) Sumenep, sampai saat ini belum menemukan titik terang.

Seperti yang disampaikan oleh Bupati Sumenep, Dr KH. A Busyro Karim. M Si sampai saat ini dari masa kepemimpinannya periode pertama sampai periode kedua ini belum ada titik terang permasalahan pembebasan tanahnya.

“Program ini mulai sejak periode pertama, namun sampai periode ke dua kepemimpinan ini permasalahahan Bandar Udara belum kelar juga,” kata Bupati Busyro.

Bahkan, dirinya menyampaikan yang sangat rumit sampai saat ini mengenai pelepasan tanah belum selesai.

Suami Nurfitriana ini menambahkan bahwa saat ini mengenai anggaran pembebasan tanah masih dalam proses dianggarkan melalui APBD tingkat II. “Insya Allah proses pembebasan tanah akan dilaksanakan tahun 2020”, jelasnya.

Kendati begitu, kata Bupati dua periode ini, penentuan Lokasi (Penlok) sudah turun dan tinggal menindaklanjuti proses pembebasan lahan Bandaranya.

“Hal ini yang sangat diperlukan adalah dukungan semua pihak untuk selalu mendukung proses rencana pembangunan Bandara sehingga dengan cepat terealisasi demi meningkatkan pembangunan,” ungkapnya.

Pemkab Sumenep sangat serius dalam meningkatakan pembangunan termasuk sarana transportasi bagi masyarakat kepulauan dengan mengangarkan dana sebesar RP 1 milyard untuk pembebasan lahan seluas 7 hektar sebagai lahan Bandar udara di kepulauan Kangean beberapa tahun yang lalu.

Pembebasan lahan yang ada di desa Paseraman kecamatan Arjasa hanya sia sia saja, karena lahan tersebut dianggap kurang sesuai untuk pembangunan bandara, dan sampai saat ini pembebasan lahan belum menemukan titik terang. (Koes)


Artikel yang berjudul “Pemkab Sumenep Anggarkan Dana Pembebasan Lahan Bandara Kepulauan Kangean” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments