Breaking News

Tanpa Coach Jafri, Bisakah Mahesa Jenar Sudahi Rekor Buruk?

Politiko News, SEMARANG — Menelan dua kali kekalahan di kandang secara beruntun menjadi pencapaian buruk PSIS Semarang dalam dua musim terakhir di kancah Liga 1.

Oleh karenanya, skuat berjuluk Mahesa Jenar itu pun dituntut bangkit saat melakoni laga kandang ketiganya secara beruntun saat menjamu Persipura Jayapura pada lanjutan Liga 1 di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Selasa (6/2/2019).

Namun di saat kritis itu PSIS Semarang harus tampil tanpa didampingi pelatih kepalanya, Jafri Sastra, Allenatore asal Padang itu tak bisa mendampingi skuatnya berlaga karena harus pulang ke kampung halamannya seusai menerima kabar duka, saudaranya meninggal.

“Iya, Coach Jafri harus pulang karena saudaranya meninggal dunia. Tapi, enggak apa-apa. Nanti pemain didampingi Mas Wiwid [Widyantoro, asisten pelatih] dan Mas Setiawan [Manajer PSIS],” ujar CEO PSIS Semarang, A.S. Sukawijaya, saat dihubungi Politiko News, Senin (5/8/2019).

Pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu menilai absennya Coach Jafri bukan masalah besar. Apalagi, saat laga pramusim beberapa waktu lalu, peran Jafri di bench sudah kerap digantikan Wiwid.

Ia hanya khawatir dengan kondisi mental pemainnya yang dalam dua laga kandang terakhir selalu menelan kekalahan, yakni ketika kalah 0-1 dari Persib Bandung, 21 Juli dan takluk dari Tira-Persikabo 0-2, Jumat (2/8/2019).

“Setiap habis bermain kita selalu melakukan evaluasi dan permasalahan ada di mental. Para pemain kita belum memiliki mental juara. Itu yang perlu dibenahi. Semoga, besok lawan Persipura kita bisa bangkit,” ujar Yoyok.

Yoyok pun mengaku sudah memberikan motivasi kepada pemain. Meski demikian, segalanya bergantung pada pemain saat tampil di lapangan.

“Kondisi pemain enggak ada masalah. Seluruh pemain bisa dimainkan. Saya berharap, kita besok bisa meraih poin penuh di kandang,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi E DPRD Jateng itu.

Disinggung tentang kekuatan Persipura, Yoyok mengaku saat ini tim berjuluk Mutiara Hitam itu memang berada di urutan ke-15 dalam daftar klasemen Liga 1. Meski demikian, PSIS Semarang tidak bisa meremehkan Boaz Solossa dkk.

Apalagi, Persipura saat ini telah dilatih Jacksen F. Tiago, pelatih yang pernah mempersembahkan gelar juara Indonesia Super League, yang sekarang menjadi Liga 1. Jacksen pada awal musim ini melatih Barito Putera, sebelum akhirnya balik kucing ke Persipura.

“[Persipura] Enggak bisa diremehkan. Liga 1 musim ini semua kekuatan merata,” imbuh Yoyok.  

Sementara itu, sebelum pulang ke kampung halamannya untuk menghadiri pemakaman sang kakak, Jafri sempat mengikuti jumpa pers di Stadion Moch Soebroto. Jafri mengatakan timnya harus bekerja lebih keras lagi jika tak ingin meraih hasil buruk seperti dua laga sebelumnya.

“Untuk pertandingan besok kami semua siap, artinya kami harus betul-betul kerja keras untuk memenangkan laga besok. Kami juga tidak mau kalah di kandang untuk ketiga kalinya,” ujar Jafri.

Berikut prakiraan susunan pemain

PSIS Semarang
(4-3-2-1)
Jandia Eka Putra (gk); Fredyan Sugiantoro, Wallace Costa, Rio Saputra, Safrudin Tahar; Shohei Matsunaga, Artur Bonai, Patrick Mota; Septian David, Hari Nur Yulianto ©; Silvio Escobar
Cadangan: Septianus Alua, Joko Ribowo, Soni Setiawan, Ganjar Mukti, Bayu Nugroho, Komarodin, Tegar Infantri
Pelatih: Widyantoro

Persipura Jayapura
(5-3-2)
Dede Sulaiman (gk); Ricardo Salampessy, Yustinus Pae, Andre Ribeiro, Yohanis Tjoe, In-Kyun Oh; Ibrahim Conteh, M. Tahir, Todd Rivaldo Ferre, Ronaldo Wanma, Boaz Solossa (c)
Cadangan: Titus Bonai, Mandowen, Ian Kabes, M. Londok, Valentinus Telaubun, Ronaldo Mesidu, Israel Wamiau
Pelatih: Jacksen F. Tiago

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Artikel yang berjudul “Tanpa Coach Jafri, Bisakah Mahesa Jenar Sudahi Rekor Buruk?” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments