Breaking News

Warga Desa Ganding Sumenep Gelar Unras, Tolak Perbup Pilkades

Sumenep | Politiko News – Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 27 Tahun 2019 tentang regulasi Pemilhan Kepala Desa (pilkades) Di wilayah Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, mendapat penolakan dari masyarakat setempat

Pasalnya, Perbup Pilkades tersebut akan membawa malapetaka konflik interes ditengah-tengah masyarakat setempat.

Sebelumnya, gelombang penolakan mulai terjadi beberapa hari yang lalu oleh masyarakat desa Sera timur kecamatan Bluto yang melakukan unras (Unjuk rasa).

Kini, giliran masyarakat desa Ganding Kecamatan Ganding melakukan unras menolak calon kepala desa dari luar desa Ganding.

Dalam pantauan Politiko News, Masyarakat desa Ganding melakukan unras di depan balai desa Ganding yang ditempati panitia pendaftaran calon kepala desa Ganding.

Dalam aksinya, masyarakat Ganding melalui poster yang dibentangkan berbunyi “kami Rakyat Ganding tidak mau dan tidak suka di pimpin oleh orang luar juga kami tidak mau dipimpin oleh orang yang tidak kami kenal”. Jum’at (23/08/2019)

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades desa Ganding Kecamatan Ganding Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur H. Heri menjelaskan bahwa pihaknya mengikuti aturan yang sudah ada

“kami mengikuti regulasi perbup pilkades yang sudah ada” tuturnya

Heri menambahkan, bahwa pihaknya sampai saat ini belum menerima pendaftaran calon kepala desa dari luar desa Ganding

“Hingga saat ini kami belum menerima calon kepala desa dari luar, Walaupun merebak informasi ada dari orang luar desa Ganding yang akan mendaftarkan diri menjadi calon kepala desa Ganding,” kata Heri.

Sejauh ini, pihaknya akan menjalankan tugas sesuai peraturan dan perbup (Peraturan Bupati)

“kami menjalankan tugas untuk merekrut calon kepala desa Ganding sesuai peraturan Bupati yang sah dan selebihnya apabila ada kendala kami akan melakukan kordinasi dengan pihak terkait,” pungkasnya. (Min)


Artikel yang berjudul “Warga Desa Ganding Sumenep Gelar Unras, Tolak Perbup Pilkades” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments