Breaking News

Verifikasi E-Warung BPNT di Sumenep Sudah Mencapai 90 Persen

Sumenep | Politiko News – Setelah Kementerian Sosial RI (Kemensos RI) melakukan sosialisasi peralihan bantuan sosial dari Beras praSejahtera (Rastra) ke Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada hari Rabu 04 September 2019, Kabid Penanganan Fakir miskin Dinas Sosial Kabupaten Sumenep Drs. Moh Zeini menyampaiakn bahwa e-warung dikabupaten Sumenep yang telah terverifikasi sudah mencapai 90 persen.

“Verifikasi yang kami ketahui sampai hari ini Kamis 05/09/2019 sudah mencapai 90 persen dan dimungkinkan dalam bulan ini vocer sudah bisa di pergunakan,” kata Moh Zeini. Kamis (05/08/2019).

Verifikasi menurutnya, melibatkan pihak Bank Mandiri sebagai mitra yang ditunjuk oleh Kementrian Sosial juga melibatkan pendamping kecamatan.

“E-warung merupakan kewenangan Bank Mandiri dan pendamping kecamatan ditugaskan oleh Dinsos untuk memverifikasi keberadaan e-warung yang telah diajukan oleh Bank Mandiri,” jelasnya.

Sesuai dengan hasil kajian dan verifikasi yang dilakukan oleh pendamping Kecamatan e-warung sudah 90 persen selesai dan sudah di sampaikan kepada Bank Mandiri.

Selanjutnya, dari pendamping Bansos Pangan Kecamatan dikordinasikan dengan semua Kepala Desa yang ada. “Walaupun e-warung di tunjuk oleh pendamping Kecamatan, akan tetapi kewenangannya tetap ada di Bank Mandiri,” jelasnya.

Zeini menegaskan, bahwa di satu desa keberadaan e-warung bisa lebih dari 2 (dua) tergantung dari jumlah KPM yang ada di desa tersebut, karena e-warung bisa mencakup sekitar 250 KPM (Keluarga Penerima Manfaat)

“Di kecamatan Pragaan ada sekitar 3 desa yang setiap desa lebih dari 500 KPM, namun untuk tahap awal kemungkinan 1 desa 1 e-warung,” paparnya.

Kendati seperti itu, menurut Zeini hasil kordinasi dengan Bank Mandiri sampai hari ini yang telah terverifikasi sudah 311 desa dan dimungkinkan tidak sampai akhir bulan e-warung bisa dimanfaatkan oleh KPM.

“Kami masih menunggu mesin gesek dari Bank Mandiri kalau sudah ada dan kami cepat distribusikan ke setiap e-warung agar cepat dimanfaatkan oleh masyarakat,” urainya.

Akan tetapi, pelaksanaan awal kepada peserta PKH (Program Keluarga Harapan) karena peserta PKH sudah memegang kartu.

Diketahui Sesuai data Kemensos RI, di Kabupaten Sumenep penerima manfaat sebanyak 128 ribu Daftar Penerima Manfaat (DPM) yang akan menerima kartu yang berisi uang Rp 110.000/bulan per KPM di Kabupaten Sumenep. Uang tersebut bisa dibelanjakan di e-warung yang disiapkan di tiap-tiap desa. Bentuknya berupa beras, telur, minyak dan juga gula pasir,” pungkasnya. (Koes)


Artikel yang berjudul “Verifikasi E-Warung BPNT di Sumenep Sudah Mencapai 90 Persen” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments